TENTANG KAMI SEJARAH

Kawasan hutan Wasur sejak tahun 1978, telah ditunjuk sebagai suaka alam yang terdiri dari Suaka Margasatwa Wasur berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 252/Kpts/Um/5/1978 tanggal 3 Mei 1978, dengan luas 206.000 hektar dan Cagar Alam Rawa Biru dengan luas 4.000 hektar. Kemudian pada tahun 1982 luasan Suaka Margasatwa Wasur ditambah sebanyak 98.000 hektar berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 15/Kpts/Um/1/82, sehingga luasannya bertambah menjadi 304.000 hektar.

Pada Tahun 1990 kedua kawasan tersebut (CA. Rawa Biru dan Suaka Margasatwa Wasur) dideklarasikan sebagai Taman Nasional Wasur, berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 448/Kpts-II/1990 tanggal 24 Maret 1990 dengan luas keseluruhan 308.000 hektar. Selanjutnya pada tahun 1997 Taman Nasional Wasur ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 282/Kpts-VI/1997 tanggal 23 Mei 1997, dengan luas 413.810 hektar.

Kemudian pada tahun 2014, Balai Taman Nasional Wasur ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: No. 2549/ Menhut-VII/KUH/2014 tentang Penetapan Kawasan Taman Nasional Wasur seluas 431.425,12 Ha.

Kawasan ini terletak di bagian tenggara pulau Papua dalam wilayah administratif Kabupaten Merauke Propinsi Papua dan secara geografis TN Wasur  berada antara koordinat 140°27’ – 141°2’ Bujur Timur dan 8°5’ – 9°7’ Lintang Selatan.

Batas-batas kawasan adalah sebagai berikut :
Sebelah Timur berbatasan dengan Suaka Margasatwa Tonda di Papua New Guinea,
Sebelah Barat berbatasan dengan Kota Merauke,
Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Arafura,
Sebelah Utara berbatasan dengan kawasan Sungai Maro.

Kondisi topografi Taman Nasional Wasur relatif datar dengan kemiringan 0 sampai 8 persen. Jenis tanah yang dijumpai adalah Organosol Aluvial, Podsolik Merah Kuning dan Hidromorf kelabu. Kawasan ini merupakan salah satu ekosistem lahan basah penting di Indonesia, karena memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi.

Taman Nasional Wasur mengalami dua musim yaitu musim kering selama 5 sampai 6 bulan (Juni / Juli - Desember) dan musim basah selama 6 sampai 7 bulan (Januari - Juni / Juli) dalam setahun. Kawasan ini memiliki iklim moonson.

TENTANG KAMI VISI & MISI

VISI

Terjaganya kelestarian keanekaragaman hayati dan ekosistem pendukungnya melalui pengembangan masyarakat di dalam maupun di sekitar kawasan Taman Nasional Wasur.

 

MISI

  1. Menjaga kelestarian keanekaragaman hayati Taman Nasional Wasur dan ekosistem pendukungnya melalui upaya perlindungan, pengawetan, pelestarian dan pemanfaatan kawasan.

  2. Meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada di dalam dan di sekitar kawasan melalui upaya pembangunan berkelanjutan yang sesuai dengan kaidah konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistem Taman Nasional Wasur.

  3. Meningkatkan partisipasi para pihak dalam satu kerangka pengelolaan yang terpadu.

  4. Mengoptimalkan fungsi kawasan Taman Nasional Wasur untuk kepentingan penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, kegiatan yang menunjang budidaya, rekreasi dan wisata alam serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara umum.